“Kita evaluasi semua kegiatan selama 2022 dan menyusun dengan baik rencana kerja 2023. Tetap semangat,” kata Olly.
BSG Raup Laba Rp 241.402 miliar
Sementara itu, di hadapan seluruh pemegang saham, Dirut BSG, Revino M Pepah, memaparkan kinerja BSG yang terus bertumbuh dari segi bisnis, total asset, modal inti, DPK, Kredit hinggal laba bersih.
Pepah memaparkan, hingga Desember 2022, total asset BSG mencapai Rp. 20,172 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya, asset BSG tumbuh 9,20 persen atau naik Rp.1,700 trilliun.
Modal inti hingga Desember 2022 mencapai Rp. 1,725 triliun. Jika dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya, modal inti BSG bertumbuh 16,99 persen atau naik Rp 250,476 miliar.
Sementara itu untuk pengelolaan dana pihak ketika (DPK) hingga Desember 2022 mencapai Rp 16,188 triliun. Angka ini naik 3,30 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain DPK, penyaluran kredit BSG juga mengalami kenaikan. Hingga desember 2022, BSG berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp. 14,501 Triliun. Angka kredit tersebut tumbuh 3,21 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau naik sebesar Rp. 419,719 miliar.















