KETIK24Com – Partai politik (Parpol) PDI Perjuangan masih terlalu tangguh di Pilkada Sulut yang akan digelar 27 November 2024 nanti.
Pasalnya, di Sulut parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini menguasai hampir seluruh kabupaten/kota.
Mayoritas kader internal partai menilai, PDI Perjuangan Sulut memiliki kader yang lebih mumpuni dibanding parpol lainnya.
“Dengan kekuatan infrastruktur partai serta birokrat, kader PDI Perjuangan masih lebih mumpuni untuk memimpin Sulut. Ada Wakil Gubernur Sulut Seteven Kandouw, yang merupakan kader PDI Perjuangan yang berkwalitas,” ujar salah satu kader internal PDI Perjuangan.
Kader internal lainnya yang merupakan pengurus DPD PDI Perjuangan Sulut ini mengungkapkan, Gubernur Sulut Olly Dondokambey (OD) dipastikan tak akan ikut bertarung pada Pilkada 2024 nanti.
“Gubernur OD mendapat penugasan dari partai untuk membantu Presiden Joko Widodo di Kabinet Indonesia Maju. Jadi hanya ada 1 nama yang layak dan mumpuni untuk meneruskan estafet kepemimpinan PDI Perjuangan di Sulut. Masyarakat Sulut masih membutuhkan kader PDI Perjuangan,” ujar Internal partai ini.
Kader internal lainnya menilai, Parpol lain belum memiliki kader yang layak untuk bertarung dengan kader PDI Perjuangan di Pilkada Sulut 2024 nanti.
“Mayoritas masyarakat Sulut masih membutuhkan kader PDI Perjuangan untuk memimpin kedepannya. Jadi ada figur Steven Kandouw ini lebih layak karena sudah terbukti dan teruji,” ujar kader internal PDI Perjuangan ini kompak.
Menurut mereka, Steven Kandouw sudah mendapat lampu hijau dari Gubernur OD dan Ketum PDI Perjuangan untuk memimpin Sulut kedepannya.
Wagub Steven Kandouw adalah kader PDI Perjuangan yang paling siap dari segi pengalaman dan finansial dibanding kader lainnya di internal partai, tambah ketiganya kompak.
Kader lainnya, beber ketiganya cuma siap bertarung di tingkat kabupaten/kota.
“Jadi partai sudah menginstruksikan kader lainnya seperti Ketua DPRD Sulut, Wakil Bupati Minahasa, Rio Dondokambey, Andrei Angouw, Richard Sualang dan lainnya untuk mempersiapkan diri bertarung di kabupaten/kota,” pungkas ketiganya kompak.
Penulis/Editor : Simon Ronal















