KETIK24Com – Tiba-tiba saja nasabah Bank SulutGo (BSG) dikejutkan dengan raibnya uang tabungan di rekening.
Banyak yang kalut. Kejahatan perbankan yang lebih dikenal dengan skimming tengah mendera nasabah BSG. Peristiwa ini langsung menghebohkan jagad Sulawesi Utara (Sulut).
“Sedang terjadi kejahatan perbankan yang dinamakan Skimming. Skimming adalah tindakan kejahatan pencurian data pengguna ATM untuk membobol rekening,” ujar Pimdept PR, Heince Rumende ke Ketik24.com, Jumat (1/7/2022) malam.

Direktur Utama Bank SulutGo (Dirut BSG) Revino Pepah pun melakukan gerak cepat.
Pepah langsung menginstruksikan jajarannya untuk memberikan pelayanan khusus bagi nasabah yang menjadi korban skimming ini.
“Dirut sudah menginstruksikan seluruh jajaran BSG untuk fokus pada penanganan nasabah Bank SulutGo yang menjadi korban skimming. Yang melapor langsung kita ganti dananya. Perintah Dirut semua harus gerak cepat membantu nasabah. Hari ini, hampir semua korban yang melapor sudah tertangani,” jelas Heince Rumende.

Heince menuturkan, Dirut BSG tak mau membuat nasabah menunggu lebih lama agar uangnya kembali. Dana nasabah yang hilang dari rekening tabungan sudah dilakukan penggantian.
“Jadi arahan dan instruksi pak Dirut, seluruh divisi, departemen bergerak cepat. Selain penanganan dana nasabah, secara informasi dan teknologi (IT), kami sudah mengantisipasi dengan semaksimal mungkin. Mesin-mesin ATM BSG sudah kami lakukan pengecekan. Ruangan ATM hingga mesin ATM (Anjungan Tunai Mandiri) sudah dilakukan pengecekan,” jelas Heince.
Terkait Skimming, Heince menuturkan, kejahatan perbankan ini biasanya dilakukan melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

“Untuk melancarkan aksi ini, pelaku kejahatan menggunakan alat khusus bernama scammer yang bentuknya mirip dengan mulut slot kartu ATM. Alat ini biasanya ada di bagian mulut tempat memasukkan kartu ATM. Begitu kartu dimasukkan ke dalam scammer, maka mesin itu akan secara otomatis merekam informasi dari kartu korban,” jelas Heince.
Menurut Heince, biasanya mesin ATM yang berada di lokasi sepi menjadi sasaran empuk para penjahat.
“Sebaiknya berhati-hati ketika melakukan transaksi menggunakan kartu di tempat-tempat tersebut. Biasakan setiap mau transaksi di ATM manapun, raba di bagian atas langit-langit penutup tombol sebelum masukin PIN ATM,” ujarnya mengingatkan.
Ia juga menghimbau agar nasabah berhati-hati dalam bertransaksi menggunakan ATM. “Sebelum melakukan transaksiNasabah diminta untuk memperhatikan kondisi mulut slot kartu ATM atau pun bagian atas penutup tombol ATM, yang biasanya pelaku meletakkan kamera untuk meng-capture PIN ATM milik nasabah. Jadi lakukan penggantian PIN ATM secara berkala,’ jelas Heince.
Ia pun lebih menyarankan menggunakan transaksi yang cardless alias tanpa menggunakan kartu. Selain itu juga, pisahkan rekening utama dan dan rekening yang digunakan untuk transaksi.
“Skimming itu bisa terjadi bukan hanya di satu Bank. Bisa terjadi pada nasabah bank mana pun dan bisa terjadi pada bank manapun,” katanya.
Heince pun menuturkan bahwa di hari Sabtu Bank SulutGo tetap membukan pelayanan kantor.
“Jadi untuk melayani nasabah yang menjadi korban skimming, BSG tetap membuka pelayanan. Jadi nasabah yang menjadi korban skimming bisa mendatangi kantor BSG di Manado Town Square (Mantos) dan juga kantor Cabang Utama untuk melaporkan. Akan dilayani secepat mungkin dan dipaatikan dananya dikembalikan BSG,” pungkasnya.
Penulis/Editor : Simon Ronal















