Ternyata, Bisnis Solar Ilegal di Sulut Dipimpin ‘Ratu VR’ yang Adalah Anggota DPRD

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com – Bisnis ilegal Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi semakin menggeliat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tak main-main, bisnis yang masuk ranah hukum pidana ini ternyata dipimoin oleh seorang wanita yang dijukuki “Ratu Solar Ilegal ” berinisial VR yang berprofesi sebagai anggota DPRD di salah satu Kabupaten di Provinsi yang dipimpin Gubernur-Wakil Gubernur Olly Dondokambey-Steven Kandouw ini.

Sepak terjangnya terbilang fantastis, VR berperan sebagai pengendali utama 17 tempat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum  (SPBU).

Lebih dari setengah adalah milik mantan Bupati. Sisanya sekitar 5 SPBU adalah milik salah satu oknum Penguasa Sulut.

Sebagai pengendali utama, VR bekerja dengan sistem kerjasama dengan skema : Oknum A adalah negosiator bersama salah satu penimbun di kota Bitung dengan jumlah 10 ton atau 10.000 liter.

Selanjutnya A mengontak VR dan memberitahu Solar akan dibawa ke Bitung. Maka VR mengontak sopir dump truck (pekerja lapangan) dan memerintahkan pengisian di satu atau dua SPBU di wilayah Bitung.

Selanjutnya, sopir yang adalah anak buah VR akan mengantar langsung BBM Solar Bersubsidi ke perusahaan.

Selanjutnya, A tinggal menunggu bagi hasil dari VR.

Hasil penjualan 10 ton solar subsidi dibagi 3, yakni untuk Si A, VR dan sopir dump truck. Sedangkan SPBU mendapat keuntungan dari selisih harga per liter.

“Mereka akan menginstruksikan semua SPBU menutup layanan solar subsidi pukul 15.00 – 20.00 WITA. Di Tanawangko SPBU tutup pukul 15.00 WITA. Lalu dump truck masuk diarahkan parkir di belakang bangunan. Dari depan SPBU, masyarakat akan membaca plang informasi Solar habis. Sebenarnya dibelakang sedang ada pengisian solar ke dump truck,” ujar salah satu sumber Sabtu (24/7/2022) malam di Manado.

Sumber yang mengetahui pola kerja VR mengendalikan 17 SPBU itu menambahkan, di internal pemain solar VR disapa Ratu Solar Sulawesi Utara.

Kelompok mafia solar besutan VR ini bukan kaleng-kaleng. Kelompok ini malah disebut sudah berkoordinasi dengan aparat.

“Semua orang kuat termasuk penegak hukum ada di lingkaran Ratu Solar Sulawesi Utara (VR). Mereka membangun SPBU, tujuan utamanya adalah bisnis solar subsidi,” beber Sumber.

Pihak Pertamina sendiri melalui Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati sempat mengatakan agar masyarakat melaporkan aksi penimbunan solar subsidi.

“Silahkan dilaporkan, Pertamina akan tindaklanjuti,” ujar Nicke.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!