SPBU dekat GPI yang Jual Solar ke Mafia Solar dengan Harga Rp 7.200 Ternyata Milik Oknum Kepala Daerah

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com, Manado – Ingin maraup untung lebih besar dengan cara dilakoni Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Baka Umum (SPBU) yang lokasinya tak jauh dari Perumahan Griya Paniki Indah (GPI).

SPBU ini ternyata adalah milik salah seorang ‘Pembesar’ yamg saat ini menduduki jabatan Kepala Daerah.

Ketika ditemui Ketik24, Pengawas di SPBU yang mengaku bernama Clif membeberkan pihaknya menjual Solar subsidi ke mafia solar seharga Rp 7.200 per liter dari harga normal Rp 6.800 per liter.

“Disini supir-supir torang (kami-red) minta bayar solarnya harga Rp 7.200 per liter. Solar tiap hari masuk dalam 1 minggu hanya 2 kali, yaitu Senin dan Kamis” ujar Cliff belum lama ini.

Setelah meraup keuntungan lebih dari harga penjualan Solar yang telah ditetapkan Pertamina, menurut pengakuan Supir-supir, pihak SPBU ini juga mewajibkan setiap supir dump truck menyetor uang sebesar Rp 25.000 per supir. Tak jelas peruntukan uang yang ditagihkan ke para supir dump truck dari mafia Solar ini.

Fakta lainnya yang ditemui, lagi-lagi beberapa nama penimbun Solar Subsidi terbesar di Sulut disebut menguasai SPBU tersebut.

Sekitar 15 hingga 25 unit armada dump truck milik beberapa penimbun solar terbesar selalu mendapat keistimewaan untuk menyedot solar dari SPBU ini.

Antrian panjang puluhan armada dump truk, untuk menyedot solar bersubsidi menjadi pemandangan yang lazim di SPBU ini setiap Senin dan Kamis dini hari.

Ratusan ribu liter Solar Bersubsidi yang berhasil disedot dari berbagai SPBU ini akan dijual kembali ke industri yang ada di Sulut dengan menggunakan harga Industri.

Puluhan supir dump truk yang bukan orangnya mafia solar ini, mengeluh dengan sikap diamnya Kepolisian RI di Sulut ini.

“Kami yang digunakan sebagai angkutan bahan dan batamg sangat susah me daapatkan solar susah. Harus megantri berjam-jam. Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum Saya lihat hanya diam saja”‘ ujar Demsy mengeluhkan nasibnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!