Jim R Tindi, Maju Pilcaleg 2024 untuk Rakyat

Jim Robert Tindi (kanan) bersama Andi Arief mantan aktivis PRD korban penculikan yang kini menjabat Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat (PD).
banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com, Manado – Jim Robert Tindi, aktivis reformasi tahun 1998 ini menyatakan diri akan ikut bertarung di Pemilihan Umum Calon Anggota Legislatif (Pilcaleg)  yang akan digelar Februari 2024 nanti.

Lewat sambungan seluler, pria kelahiran desa Bulude pulau Kabaruan, Talaud pada 26 Oktober 1972 ini memastikan dirinya akan bertarung untuk merebut 1 dari 8 kursi daerah pemilihan (Dapil) Kota Manado 3, yaitu Bunaken-Tuminting-Bunaken Kepulauan, ke DPRD Kota Manado melalui partai Demokrat (PD).

“Selagi masih ada rakyat yang tertindas oleh rezim kekuasaan, Saya akan tetap berjuang untuk mereka. Tahun ini Saya akan berjuang untuk masuk ke DPRD Kota Manado. Darisana nantinya perjuangan akan dilanjutkan,” ujar mantan Ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulut periode 1998-2000 dan 2016-2021 ini, Kamis (4/5/2023) mengungkapkan alasannya.

Mantan aktivis mahasiswa yang kerap memimpin aksi demonstran di jalanan untuk membela hak rakyat yang ditindas rezim penguasa sejak tahun 1990 an ini memastikan kelak jika dirinya direstui rakyat Dapil Bunaken-Tuminting-Bunaken Kepulauan ini dirinya akan tetap berada di garis terdepan untuk memperjuangkan hak rakyat.

“Jika kelak dipercaya duduk menjadi anggota Legislatif, buat Saya itu sebagai jalan yang mempermudah untuk menyuarakan hak rakyat. Saya akan tetap berada di garis terdepan untuk rakyat. Tidak ada lagi namanya penindasan oleh rezim penguasa dan kaum kapitalis. Rakyat akan hidup sejahtera jika yang menjadi haknya diberikan, sekalipun Saya harus mati demi hak rakyat,” tegas aktivis pengangum tokoh revolusioner Marxis Argentina Ernesto Che Guevara de la Serna.

“Maka membayangkan anak kelahiran desa Bulude pulau Kabaruan, Talaud pada 26 Oktober 1972 ini, bagi saya seakan membayangkan Ernesto Che Guevara de la Serna, seorang revolusioner Marxis Argentina. Jim dan Che Guevara sama-sama memiliki aksen revolusi yang sama pada setiap diksi yang mereka ucapkan, bahkan pada gestur saat mereka berjalan,” tulis Seniman ternama Sulut Iverdikson Tinungki dalam coretan bebasnya.

Jim diketahui memulai langkah politiknya lewat PRD Sulut yang sempat dipimpinnya pada periode 1998-2000 dan 2016-2021.

Ia pun sempat bergabung dengan beberapa partai politik saat pemilihan legislatif beberapa periode lalu.

Saat melangkah ke panggung politik, Jim terbilang politisi yang paling vokal mengkritisi berbagai kebijakan yang tak berpihak pada kepentingan rakyat. Ia juga intens mengkritisi berbagai masalah terkait daerah perbatasan Sangihe Talaud.

Dikutip dari tulis Iverdikson Tinungki, Jim Robert Tindi adalah penyuka lagu “My Way” ciptaan Paul Anka yang dipopulerkan Frank Sinarta. Sebagaimana pilihannya sebagai demonstran sekaligus politisi, ia memandang hidup sebagai suatu perjalanan tiada henti.

“Politisi sejati adalah mereka yang tak henti berjuang setiap kali gagal mencapai tujuan!,” kata Jim.

Sebagai politisi idealis, Ia tak pernah mau tawar menawar dengan politik uang. Bagi dia, politik adalah sebuah perjuangan untuk memenangkan gagasan bukan semata kekuasaan dan harta.

Good Luck Jim!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!