Demi Keselamatan Orang Manado, Ishak Tambani Kontak Tokmas Halmahera Selatan

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com, MANADO – Keselamatan warga Manado imbas dari peristiwa kekacauan antara pekerja tambang dari Manado dan beberapa wilayah di Sulawesi Utara (Sulut) dengan warga Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut) di desa Lelief Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Malut, Jumat (22/9/2023) malam menjadi prioritas tokoh Pemuda Sulut Ishak Tambani.

Langkah cepat dilakukan Ishak Tambani dengan melakukan komunikasi langsung dengan tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Halteng.

“Kami ormas adat Minahasa dan LSM di Sulut menitipkan saudara-saudara kami orang Manado yang bekerja di di desa Lelief Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Maluku Utara (Malut). Kami sudah sepakat menjamin keselamatan warga Maluku Utara yang sedang bersekolah, kuliah dan bekerja di Sulawesi Utara. Mari kita sama-sama kondusifitas. Torang samua Basudara,” ujar Tambani melalui sambubgan seluler bersama Melki Sedek Arbaben.Ketua Ormas desa Lelilef Sawai, Ferdinan Arbaben, Pemerintah desa Lelilef Sawai, yang juga Penasehat paguyuban Sulut di Halsel dan Smon Burnama anggota ormas Lelilef Sawai, Sabtu (23/9/2023).

Ishak juga menyampaikan rasa terimakasihnya ke tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang sudah menjaga dan menjamin keamanan warga Manado di Halsel.

Tokoh adat, Tokoh pemuda dan Tokoh masyarakat desa Lelilef Sawai Waibulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Malut kompak menyampaikan rasa terimakasih mereka atas gerak cepat gabungan ormas adat Minahasa dan LSM se-Sulut yang di koordinir Ketua Tim Ishak Tambani yang langsung melakukan koordinasi dengan Polda Sulut dan telah menyatakan akan menjaga dan menjamin keamanan warga Halsel yang ada di Sulut.

Sebelumnya, Tambani bersama Gabungan Ormas Adat Minahasa dan LSM se-Sulut  menyambangi Polda Sulut.

Gabungan Orms Adat Minahasa dan LSM se-Sulut yang dikoordinir Ishak Tambahani, diterima oleh Direktur Intelkam Kombes Pol Albert Sihombing.

Dalam pertemuan tersebut, gabungan Ormas Adat dan LSM se-Sulut melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait masalah di Kecamatan Weda Tengah tersebut.

Diwaktu yang sama, pihak Gabungan Ormas Adat Minahasa dan LSM menyerahkan pernyataan sikap terkait permasalahan di Weda.

Dalam pernyataan sikap tersebut, mereka mengatakan jika permasalahan di Weda, adalah masalah personal, bukan konflik antar suku.

Kasus ini juga sudah diselesaikan oleh pihak Kepolisian setempat, oleh karena itu diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tenang dan tidak terprovokasi.

Mereka juga menyatakan, akan menjamin keamanan masyarakat Halmahera Tengah, Maluku Utara yang ada di Sulawesi Utara (Sulut), sekaligus melindungi mereka yang sementara bersekolah, kuliah dan bekerja di Sulut.

Direktur Intelkam kepada sejumlah media mengatakan, dirinya mengapresiasi dan menyambut baik apa yang dilakukan oleh kawan-kawan LSM dan Ormas ini, bahwa semangat melayani dan bertindak melindungi sudah ada pada teman-teman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!