KETIK24.Com, SANGIHE – Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Jemaat Maranatha Tahuna, menggelar kerja bakti membersihkan sampah di Rawa Towo’e, Kamis (28/9/2023).
Aksi bersih-bersih di Rawa yang terletak di jantung Kota Tahuna itu, dalam rangkaian perayaan HUT ke 99 tahun Jemaat Maranatha Tahuna.
“Kegiatan yang dilakukan warga Jemaat Maranatha Tahuna, selain sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, juga sebagai bentuk keprihatinan atas kebiasaan buruk warga di sekitar Patimura yang membuang sampa di aliran sungai hingga hanyut dan mengotori Rawa Towo’e,” ungkap Ferry Kantohe, anggota Pelka Bapa Jemaat Maranatha Tahuna, kepada KETIK24.COM, Kamis (28/9/2023)

Kantohe mengatakan, sebetulnya kegiatan bersih-bersih Rawa Towo’e, tidak masuk dalam agenda perayaan HUT jemaat, namun mereka akhirnya sepakat untuk mengangkut sampah kiriman dari sekitar Patimura itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan kota. Apalagi, kata dia, di sekitar Rawa terdapat hutan manggrove.
“Paling dominan adalah sampah plastik dan karung-karung yang kami angkut dari rawa. Setahu saya, penanganan sampah bukan hanya tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, tetapi juga tanggung jawab seluruh warga. Olehnya, saya meminta kepada pemerintah Kelurahan, RT dan RW, agar bertindak tegas terhadap warganya yang punya kebiasaan buruk membuang sampah ke aliran sungai, yang bermuara di Rawa Towo’e,” tegasnya lagi, seraya mengingatkan kepada warga yang tinggal di sekitar DAS Patimura, untuk tidak membuang sampah jenis apapun ke sungai, agar kebersihan rawa yang berada di tengah kota ini, tetap terjaga.















