KETIK24.Com, SANGIHE – Krisis Listrik yang terjadi selang tiga bulan terakhir di Kabupaten Kepulauan Sangihe, memicu amarah besar warga di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina.
Puncaknya, Jumat (29/9/2023) lalu, masyarakat menggelar aksi unjuk rasa yang dipimpin Azis Janis dan Rendy Lekra Saselah, di kantor PLN UP3 Tahuna.
Penjabat (Pj) Bupati Sangihe Rinny Tamuntuan, yang sudah gerah dengan bobroknya kinerja pihak UP 3 PLN Tahuna, langsung terbang ke Jakarta bersama Tim Audensi untuk menemui pimpinan PT PLN (Persero) Pusat, Senin (02/10/2023).
Tim Audensi yang turut mendampingi Pj Bupati Sangihe, diantaranya, Ketua DPRD Sulut Fransicus Andi Silangen, Anggota Fraksi PDIP DPRD Sulut Jems Tuuk, Wakil Ketua DPRD Sangihe Ferdy Sondakh, anggota Fraksi PDIP, Demsy Sumendap, Benhur Takasihaeng, Denny R Tampi, serta Anggota DPRD Minahasa Ansye Tanowas.
Dalam pertemuan dengan pejabat PLN Pusat yang dihadiri, Plh EVP Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku Papua, Edyansyah, VP Operasi Pembangkitan IPP, Leonardus Sitinjak, VP Pengendalian Distribusi Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara, Sudirman, serta VP Operasi Pembangkitan, Sofwani Anang Ru’yat itu, Pj Bupati Tamuntuan memaparkan bahwa didaerah perbatasan dengan negara tetangga Filipina itu telah terjadi krisis listrik akibat bobroknya layanan UP3 PLN Tahuna.

“ Saya sudah menyampaikan langsung persoalan krisis listrik yang terjadi saat ini, dikarenakan adanya kerusakan mesin pembangkit, dan meminta kepada pihak PT. PLN untuk secepatnya diatasi. Sekaligus untuk penerangan 24 jam di Kecamatan Nusa Tabukan.” Kata Tamuntuan.
Ia mengatakan, dari hasil audensi tersebut, Tim PLN Pusat telah memastikan dalam dua Minggu kedepan layanan listrik di Sangihe akan kembali normal. Sedangkan terkait jaringan, Tamuntuan mengatakan, pemerintah daerah akan kerja sama dengan pihak UP3 PLN Tahuna, jika terjadi gangguan berupa pohon tumbang atau hal lainya.
“Intinya, pihak PT PLN Pusat telah menyepakati bahwa dalam dua Minggu ke depan, listrik di Sangihe akan kembali normal,” ungkap Tamuntuan.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sangihe Ferdy Sondakh, menyatakan keikut sertaan Fraksi PDIP mendampingi Pj Bupati ke kantor PLN Pusat, selain membangun sinergitas, juga untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Sangihe yang hampir setiap hari menyampaikan keluh kesah mereka di media sosial terkait pemadaman listrik terus menerus terjadi.
“Saya bersama dengan rekan-rekan dari Fraksi PDIP, turut mendampingi ibu Pj Bupati ke kantor PLN Pusat untuk memperjuangkan keluhan masyarakat akibat krisis listrik yang mendera seluruh wilayah kepulauan Sangihe. Dimana dari hasil audensi tersebut, pihak PT PLN Pusat telah memberi jaminan bahwa dalam dua pekan kedepan listrik di Sangihe akan kembali normal,” tutup Ferdy.















