Dondokambey Meregang Nyawa Tertimpa Batu Granit di Mantos

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com, MANADO – Seorang pria berinisial JT alias Dondokambey (48) warga Kelurahan Singkil Dua, Lingkungan III, Kecamatan Singkil, meregang nyawa di Manado Town Square 1 (Mantos), Kamis (2/11/2023) sekira pukul 15.30 Wita.

JT alias Dondokambey yang adalah karyawan Housekeeping Mantos meregang nyawa akibat tertimpa granit.

Menurut keterangan Saksi bernama Sonny yang juga sebagai karyawan Mantos, saat itu dirinya bersama-sama dengan korban sedang menurunkan batu granit dari dalam kontainer.

“Jadi, saat itu saya, Arter, Topan , Alvian, Alvi dan Leonard menurunkan granit. Sedangkan Julius (korban) bertugas menahan granit didalam kontainer,” jelas Sonny.

Lanjut Sonny, tiba-tiba mereka terkejut karena ada bunyi dentuman dari dalam kontainer.

“Saat melihat kedalam kontainer, Julius sudah tertimpa 10 lembar batu granit dan sudah pingsan,” terang saksi.

Melihat Julius sudah tertimpa granit, mereka pun berupaya menolong korban.

Batu granit terlalu berat, teman-teman korban berupaya menyelamatkannya dengan cara menggunakan dongkrak untuk membuat celah agar Julius bisa ditarik.

“Setelah berhasil dikeluarkan dari tumpukan granit, Julius kami bawa ke RS Pancaran Kasih,” pungkas saksi. Kejadian tersebut sontak saja membuat heboh pusat perbelanjaan modern tersebut.

Namun sejumlah Jurnalis dan Pengunjung yang ada di lokasi sangat menyayangkan sikap arogan petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Mantos 1 yang melakukan upaya menghalang-halangi kerja Jurnalis untuk mengambil gambar di tempat kejadian perkara (TKP).

Ada upaya merampas ponsel milik salah seorang Jurnalis dari Tribun Manado.

Sementara itu, Kapolsek Sario Iptu Hery Johanis ketika di konfirmasi membenarkan adanya kejadian itu.

“Korbannya karyawan Mantos, bernama Julius Dondokambey, umurnya 48 tahun, dan berdomisili di Kelurahan Singkil Dua, Lingkungan III, Kecamatan Singkil,” terang mantan Kanit Resmob Polresta Manado ini.

Lanjut Kapolsek, peristiwa tersebut murni kecelakaan kerja.

“Kami sedang mengumpulkan saksi untuk diperiksa. Untuk pihak keluarga, dalam hal ini kakak dari Julius sudah tidak keberatan dan menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban,” tandas Kapolsek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!