KETIK24Com, MANADO – Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Wenang, Defry Rawis atau biasa dipanggil Oyi belakangan ini menjadi viral di media sosial (medsos).
Defry Rawis viral setelah masyarakat mendatangi Graha Gubernuran ketika mengetahui informasi bahwa kotak suara kecamatan Wenang oleh PPK ditempatkan dan disimpan di Graha Gubernuran yang terletak tak jauh dari rumah dinas Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey (OD).
Selain sebagai Gubernur, OD diketahui juga memegang jabatan sebagai Bendahara Umum (Bendum) PDI Perjuangan sekaligus Ketua DPD Provinsi Sulut PDI Perjuangan.
Setelah peristiwa tersebut viral, foto Defry Rawis alias Oyi yang tampak hadir di pasar Bersehati saat kehadiran salah satu Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari salah satu partai politik (Parpol) pun beredar di media sosial (medsos).
Apakah Ketua PPK Wenang Defry Rawis Kader atau Simpatisan sebuah Partai Politik (Parpol)?

Setelah viral dan di isukan sebagai kader atau simpatisan sebuah partai politik (Parpol), Ketik24 pun mencoba menelusuri jejak Defry Rawis alias Oyi.
Dari hasil penelusuran jejak digitalnya, di akun facebook miliknya dengan nama Oyi Rawis, Ketik24 mendapati sebuah foto yang di unggahnya tanggal 16 Agustus 2015.

Foto tersebut menunjukkan dukungan Oyi terhadap salah satu pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur yang tengah bertarung pada Pilkada yang digelar 9 Desember 2015 lalu, yang dikenal dengan singkatan nama ODSK.
Ketua KPU Kota Manado Ferley Bonifasius Kaparang ketika dikonfirmasi melalui nomor whatsAppnya 082195054*** Selasa (20/2/2024) malam mengaku tidak mengetahui jika Ketua PPK Wenang terindikasi sebagai kader atau simpatisan sebuah Parpol.
“Terkait itu kami belum mengetahui, karena saat perekrutan ybs, kami blm sebagai komisioner KPU mdo, yg merekrut ybs sebagai PPK komisioner periode sebelumnya, makasih,” tulis Kaparang.
Saat diberikan bukti dalam bentuk foto, Kaparang pun menyatakan tidak bisa memberikan komentar lebih.
“Terkait foto ini kami tdk bisa komentari, karna kami juga baru liat, dan tentunya untuk jelasnya terkait foto ini mungkin di tanyakan ke ybs,” jawabnya lagi.
Saat ditanya terkait sanksi hukumnya, Kaparang pun kembali mengatakan tidak bisa berkomentar lebih.
“Tentunya sya blm bisa mengomentari lebih terkait apakah ada sanksi hukum atw tdk, karna kami juga baru mengetahui dan belum mengklarifikasi ke ybs,” jawab Kaparang.
Sementara itu, Direktur Utama PD. Pasar Manado, Lucky Senduk membantah jika Ketua PPK Wenang adalah karyawannya.
“Bukan Karyawan PD Pasar,” tulis Senduk lewat pesan whatsApp lewat nomor 08124416***, Selasa (20/2/2024) malam.
Namun saat ditanyakan terkait kehadiran Ketua PPK Wenang di Pasar Bersehati ketika adanya kunjungan beberapa Caleg, Senduk menduga kehadiran yang bersangkutan sebagai PPK Wenang.
“Mungkin saat di Bersehati, yang bersangkutan datang sebagai Ketua PPK. Dia bukan Karyawan PD Pasar,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Bawaslu kota Manado, Briliant Maengko yang coba dikonfirmasi melalui nomor whatsAppnya 082259750*** hingga berita ini ditayangkan belum menjawab.















