KETIK24Com, MANADO – Nama anak Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sekda Prov Sulut) ES alias Win berinisial AS alias Arlan disebut-sebut dalam pusaran bisnis Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) alias Ilegal yang berlangsung di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Keterlibatan AS alias Arlan dalam pusaran bisnis PETI di Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (WIUP) milik PT Tambang Emas Sangihe (TMS) terungkap dari tangkapan layar percakapan di sebuah grup whatsApp (WA) yang diberi nama Mahamu Hebat yang diberikan oleh SSI, JATAM dan ICW.
Dari bukti tangkapan layar percakapan di grub WhatsApp Mahamu Hebat yang dibuat oleh AS alias Arlan pada 9 Februari 2023, terungkap jika setiap bendera (Perusahaan) diwajibkan menyetor.
Salah satu anggota grup bernama Ko Aditya atau biasa disebut Ko Adi menyebut Arlan dengan sebutan Korwil (Kordinator wilayah).Dalam percakapan tersebut, Arlan alias AS dengan sangat jelas mengkoordinir semua setoran dari para Pelaku tambang emas ilegal. Setoran tersebut diserahkan ke oknum wartawan yang mengkoordinir 66 wartawan di Sangihe.















