Mendaftar di KPU, Benny – Boby Dikawal Kabasaran dan Iringan Musik Kasidah

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, KETIK24.Com – Pasangan Bakal Calon (Pasbalon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Manado 2024-2029, Benny Parasan (Benpar) – Boby Daud (Boda) menjadi pasangan ketiga yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Manado untuk mengikuti pesta demokrasi Pemilihan Wali Kota – Wakil Wali Kota (Pilwako) Manado tahun 2024, Kamis (29/8/2024) malam tadi.

Ada yang unik saat pasangan ini mendaftar di KPU Manado.

Pasangan fenomenal yang merupakan mantan Legislator DPRD Kota Manado ini, sekitar pukul 18.53 Wita memasuki halaman KPU Manado dengan dikawal pasukan adat Minahasa, Kabasaran yang di iringi musik kasidah.

Usai mendaftar, pasangan yang menjadi simbol toleransi dan kerukunan antar umat beragama di kota Manado ini sempat saling memuji pasangannya saat memberikan sambutan dihadapan puluhan awak media.

“Saya 4 periode di DPRD Manado, 20 tahun. Calon Wakil Wali Kota pak Boby Daud sudah 3 periode di DPRD Kota Manado. Sudah sangat berpengalaman. Kami bersama-sama di Banggar (Badan Anggaran). Kami sangat paham dengan mekanisme anggaran di pemerintahan kota Manado yang sangat tidak berpihak ke masyarakat kecil,” ujar Benny Parasan memuji pasangannya.

“Wali Kota Manado pak Benny Parasan sudah 4 periode di DPRD Manado. Seperti disampaikan pak Benny tadi, kalau Saya sudah 3 periode, jadi kami berdua sangat paham dengan mekanisme anggaran. Dan pemerintahan saat ini hanya fokus membangun infrastruktur, yang tidak menyentuh semua lapisan masyarakat kota Manado,” jelas Boby Daud menyindir kinerja Pemerintahan saat ini dibawah kepemimpinan Wali Kota-Wakil Wali Kota Manado Andrei Angouw – Richard Sualang (AARS).

Pasangan yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Amanat Nasional (PAN) ini sempat mengungkapkan alasan keduanya untuk maju di Pilwako Manado tahun 2024.

“Hari ini, Saya dan pak Boby masuk dalam tahapan pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado. Ini suatu tahapan yang sangat penting bagi kami dalam rangka untuk kedaulatan masyarakat kota Manado. Mengapa kami mencalonkan diri sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, karena kami melihat keinginan-keinginan masyarakat kota Manado yang sampai saat ini belum terimplementasi menuju kesejahteraan masyarakat,” ujar Parasan yang diketahui ditunjuk langsung Presiden RI terpilih Prabowo Subianto untuk bertarung di Pilwako Manado tahun 2024.

Lebih lanjut, Parasan mengatakan, Ia dan pasangannya Boby Daud telah melihat berbagai stimulus dalam APBD yang menjadi hak masyarakat tidak diberikan pemerintahan saat ini.

“Contohnya saudara-saudara kita yang berduka, tidak lagi menerima dana duka. Banyak Lansia (lanjut usia) kita yang sesungguhnya mereka butuh bantuan dan itu adalah hak mereka tapi tidak diberikan sampai saat ini,” jelas Parasan.

Parasan juga sempat mengungkapkan kurangnya apresiasi dan terjadinya pemotongan insentif tokoh masyarakat dan tokoh agama yang dilakukan pemerintahan AARS.

“Kita boleh aman saat ini karena peran tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama, para Pendeta, para Ulama, mereka mendorong kita untuk hidup damai satu dengan yang lain. Mereka perlu di apresiasi dan sampai saat ini, apresiasi mereka dipotong, tidak diberikan apresiasi mereka, tidak diberikan insentif mereka oleh pemerintah sesungguhnya, itu adalah hak mereka,” beber Parasan.

Banyaknya masyarakat kota Manado yang tidak menerima tunjangan kesehatan dari Pemkot Manado pun diungkap Benny Parasan dan Boby Daud.

“Yang paling penting, masyarakat saat ini banyak yang tidak menerima tunjangan kesehatan, bukan BPJS yah, tapi tunjangan kesehatan yang perlu diberikan pemerintah,” tegas Parasan.

Ia pun berjanji, Benny Parasan – Boby Daud akan memenuhi keinginan masyarakat yang menjadi hak masyarakat yang disebutkannya di awal tadi.

“Kami berkomitmen mendahulukan kepentingan masyarakat kota Manado. Untuk apa kita melakukan pembangunan fisik sementara masyarakat kota Manado masih ada yang tidak makan. Untuk apa pembangunan mewah disana sini, tapi masyarakat tidak diberikan bantuan. Kami mempunyai visi dan misi membuat masyarakat kota Manado menjadi sejahtera bersama kami, Benny Parasan-Boby Daud,” pungkas Parasan mengakhiri sambutannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!