Bank SulutGo Raup Laba Rp 225 Miliar, Kredit Naik 4,97 Persen

Dewan Komisaris Bank SulutGo yang dipimpin Komisaris Utama Ramoy M. Luntungan
Dewan Komisaris Bank SulutGo yang dipimpin Komisaris Utama Ramoy M. Luntungan
banner 120x600
banner 468x60

MANADO, Ketik24.com – Tangan dingin Revino M. Pepah dalam memimpin bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo kembali berhasil menorehkan tinta emas.

Hal ini ditandai dengan berhasilnya Bank SulutGo (BSG) meraup laba bruto sebesar Rp 229 miliar pada Semester 1 tahun 2025 ini.

Tak hanya itu, melalui rilis resmi kinerja Semester I 2025, Direktur Utama BSG, Revino Pepah, memastikan bahwa kinerja keuangan perseroan tetap menunjukkan pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan.

Revino Pepah pun menegaskan BSG terus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi regional.

Dewan Direksi Bank SulutGo yang dipimpin Direktur Utama Revino M. Pepah
Dewan Direksi Bank SulutGo yang dipimpin Direktur Utama Revino M. Pepah

“BSG tetap berada pada jalur pertumbuhan yang sehat. Pada paruh pertama tahun 2025, kami membukukan pertumbuhan kredit sebesar Rp16,1 triliun atau naik 4,97% secara tahunan (year-on-year/yoy). Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh 5,58% menjadi Rp17,1 triliun,” beber Revino melau rilis resmi.

Tak hanya itu, laba bruto yang berhasil dibukukan Rp229 miliar, melonjak tajam sebesar 48,52% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja ini turut diperkuat dengan sejumlah indikator keuangan positif lainnya, seperti peningkatan DPK sebesar 13,76% secara year-to-date, dan perbaikan rasio dana murah (CASA).

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross tetap terkendali di angka 2,74%, jauh dibawah ambang batas ideal sebesar 5%.

Pendapatan bunga bersih juga mengalami pertumbuhan sebesar 4,09% yoy menjadi Rp1,1 triliun, didorong oleh efisiensi dalam pengelolaan beban bunga yang turun 0,90%.

Rasio profitabilitas pun menunjukkan tren positif. Return on Asset (ROA) meningkat dari 1,37% menjadi 2,08%, sedangkan Return on Equity (ROE) naik dari 14,22% menjadi 19,56%. Aset perusahaan turut bertumbuh 4,57%, dari Rp21,12 triliun menjadi Rp22,08 triliun.

Revino menyampaikan, pencapaian ini merupakan hasil dari pengelolaan intermediasi yang sehat serta dukungan dan kepercayaan para pemangku kepentingan, termasuk Gubernur Sulawesi Utara, Gubernur Gorontalo, para pemegang saham, dan seluruh nasabah setia BSG.

Tak terkecuali juga dukungan yang solid dari para Direksi dan Komisaris BSG.

Namun demikian, Revino turut menyoroti adanya upaya digital yang merugikan citra perusahaan dan pribadi jajaran direksi.

“Ada pihak-pihak yang secara sengaja menyebarkan fitnah melalui media sosial. Ini merupakan bentuk pencemaran nama baik yang telah kami laporkan kepada aparat penegak hukum. Tim siber juga telah bergerak untuk mengidentifikasi dan melacak pelaku,” ungkapnya.

Ia menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berdasar.

“BSG tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Kami percaya, kinerja akan berbicara lebih keras dari isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” pungkas Revino.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!