MANADO, Ketik24.Com – Mendaftar di hari terakhir, wartawati TV Nasional Sintya Nidya Christin Bojoh menjadi satu-satunya Srikandi dalam kontestasi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (PWI Sulut) periode 2026-2031.
Saat mendaftar di kantor PWI Sulut, Sintya Nidya Christin Bojoh diantar puluhan pendukungnya dengan dikawal Kabasaran, pasukan perang Minahasa.
Ketua Tim Pemenangan Sintya Bojoh, Yongki Sumual dalam penyampaiannya mengatakan, mendaftarnya Sintya Nidya Christin Bojoh adalah berangkat dari keterpanggilannya untuk memajukan PWI Sulut dan wartawan yang bernaung dibawahnya.
Sintya Nidya Christin Bojoh pun menjadi calon Ketua PWI Sulut ke-4 yang mendaftar ke Steering Committee (SC) setelah John W. Paransi, Raymon Wowor, Faruk Langaru dan DR Merson Simbolon.
Ketua SC Jemmy Senduk mengatakan pihaknya tetap menerima pendaftaran calon Ketua PWI Sulut hingga Kamis (19/3/2026) pukul 00.00 Wita.
“Steering Committee masih akan menunggu pendaftaran Calon Ketua PWI Sulut dan Calon Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Sulut hingga Kamis (19/3/2026) hari ini pukul 00.00 Wita. Hari ini terakhir waktu pendaftaran calon,” jelas Jemmy Senduk.
Sementara itu, Ketua PWI Sulut Voucke Lontaan beberapa waktu lalu sempat mengingatkan bahwa anggota PWI memiliki hak yang sama.
“Setiap anggota PWI Sulut punya hak sama untuk mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Sulut periode 2026 – 2031. Yang pasti, harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam AD/ART. Soal siapa kandidat yg menang nanti kita lihat dalam pertarungan dilandasan pacu saja, 31 Maret 2026 nanti,” pungkas Lontaan.
Sementara itu, salah satu calon Ketua PWI Sulut Raymon Wowor yang mendaftar pekan lalu akhirnya Kamis (19/3/2026) sore tadi memgundurkan diri dan banting stir mendaftar sebagai calon Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulut.















