Laba Capai Rp425 Miliar, BSG Rayakan 65 Tahun dengan Kepercayaan dan Berdampak

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, Ketik24.Com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Kantor Pusat Bank SulutGo (BSG), Jalan Pierre Tendean, Manado, Rabu (3/6/2026). Di usia yang genap 65 tahun, bank kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan Gorontalo itu merayakan hari jadinya secara sederhana, namun sarat makna.

Perayaan HUT dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) bersama isteri Anik Selvanus, yang mengangkat tema “Elevating Trust, Strengthening Impact” atau “Meningkatkan Kepercayaan, Menguatkan Dampak” menjadi refleksi perjalanan panjang BSG sebagai lembaga keuangan daerah yang terus bertumbuh dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Kehadiran orang nomor satu di Sulut itu disambut langsung Direktur Utama BSG Revino Pepah SE MM bersama jajaran direksi dan manajemen.

Tampak hadir juga Komisaris Utama BSG Dr Vicky Lumentut bersama Prof Dr Julyeta Runtuwene, para komisaris, serta Ketua Ikatan Wanita Bank Sulut Gorontalo (IWBSG) Esther Mamangkey SE MM.

Bagi Gubernur YSK, usia ke-65 tahun bukan sekadar angka, melainkan simbol kematangan dan ketangguhan sebuah institusi yang telah teruji menghadapi dinamika ekonomi dan tantangan zaman.

“BSG teruslah menjaga integritas bank daerah ini dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar YSK dalam sambutannya.

Sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP), Gubernur juga menyampaikan apresiasinya terhadap capaian kinerja BSG yang dinilai terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Salah satu indikatornya terlihat dari pencapaian laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp420 miliar, melampaui target perusahaan sebesar Rp400 miliar. Capaian tersebut menjadi catatan penting di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif.

Di usia ke-65, BSG dinilai mampu mempertahankan performa bisnis sekaligus memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Pencapaian ini sangat membanggakan dan menjadi hadiah istimewa di usia ke-65 tahun BSG,” ungkapnya.

Menurut YSK, keberhasilan tersebut tidak lepas dari semangat kerja kolektif seluruh insan BSG. Mulai dari direksi, komisaris hingga karyawan disebut memiliki visi yang sama untuk membawa BSG menjadi bank yang lebih kuat dan kompetitif.

Ia pun mendorong manajemen agar terus melakukan inovasi dan ekspansi bisnis, termasuk membuka peluang pembiayaan di sektor-sektor strategis seperti pertambangan dan energi.

Langkah tersebut dinilai penting agar BSG tidak hanya menjadi pemain regional, tetapi mampu bersaing dengan bank-bank nasional.

Di balik pertumbuhan bisnisnya, BSG juga berupaya menjaga komitmen sosial kepada masyarakat. Menjelang puncak perayaan HUT, BSG lebih dahulu menggelar berbagai kegiatan sosial berupa aksi berbagi kasih kepada sejumlah panti sosial di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Kegiatan itu menjadi pengingat bahwa keberadaan bank daerah tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat.

Memasuki usia ke-65 tahun, BSG kini berada pada fase baru: memperkuat kepercayaan publik sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi daerah. Sebuah perjalanan panjang yang terus diarahkan untuk menjadikan “Torang pe Bank” semakin relevan di tengah perubahan zaman dan kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!