MANADO, Ketik24.Com – Deretan momen terbaik dari Pembukaan Festival Seni Budaya Bantik yang dirangkaikan dengan Peringatan ke-77 gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi, berlangsung khidmat dan penuh semangat di Lapangan Bantik, Bengkol, Manado, Jumat (24/7/2026).

Ketua Panitia Albert Mokodongan SE ke awak media mengungkapkan, festival ini menjadi bukti bahwa warisan budaya Bantik terus hidup dan di wariskan kepada generasi muda.
“Di saat yang sama, semangat perjuangan Robert Wolter Mongisidi terus dikenang sebagai inspirasi untuk mencintai tanah air dan menjaga persatuan,” ujar Albert Mokodongan.
Budaya adalah identitas dan menghormati pahlawan adalah kewajiban, tambahnya.

“Terimakasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang kehadiran Gubernur diwakili Sekretaris Provinsi Tahlis Gallang. Festival budaya ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan identitas budaya Bantik kepada generasi muda di Sulawesi Utara,” jelas Albert yang biasa disapa dengan nama Abe.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan budaya. Panitia juga ingin memperkuat edukasi sejarah perjuangan bangsa melalui sosok Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi.
Apa Itu Festival Seni Budaya Bantik?
Festival Seni Budaya Bantik merupakan agenda budaya yang bertujuan melestarikan warisan Suku Bantik di Kota Manado dan Sulawesi Utara. Kegiatan ini mengangkat seni, tradisi, sejarah, serta nilai budaya masyarakat Bantik kepada generasi muda dan masyarakat luas.

Pada tahun 2026, festival ini dirangkaikan dengan Peringatan Ke-77 Gugurnya Pahlawan Nasional Robert Wolter Mongisidi. Panitia memandang momentum tersebut sebagai sarana memperkuat nasionalisme sekaligus memperkenalkan kontribusi masyarakat Bantik dalam sejarah perjuangan bangsa.
Melalui festival ini, panitia ingin menjaga identitas budaya Bantik, memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap warisan leluhur, serta memperluas edukasi budaya kepada publik.
Jayalah Budaya Bantik, Jayalah Indonesia!















