KETIK24Com – Mengantisipasi terjadinya korban jiwa akibat longsor di ruas jalan Likupang-Bitung tepatnya di Kayuwale yang mengakibatkan terputusnya jalur Likupang menuju Bitung, PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) melakukan respon cepat.
PT. MSM/PT. TTN melalui juru bicaranya, Deputy Manager External Relation, Hery Rumondor mengungkapkan pihaknya (PT. MSM/PT. TTN : red) langsung melakukan respon cepat sebagai langkah antisipasi meminimalisir terjadinya korban jiwa.
“Hingga kini, kami tetap terus berkoordinasi dengan Pemkot Bitung dan pihak terkait untuk penanganan kedepan. Koordinasi cepat dengan pemerintah kota Bitung sehingga dapat antisipasi sehingga tidak adanya korban jiwa,” jelas Rumondor melalui pesan whatsApp, Selasa (4/1/2022) malam.
Saat ini pihaknya lebih fokus pada penanganan akses jalan agar tidak menghambat aktifitas masyarakat.
“Kami telah membuka akses jalan melewati area PT. TTN sebagai jalan alternatif. Akses jalan dimaksud adalah pengalihan jalan ke area yang sudah dibebaskan PT. TTN tidak jauh dari jalan utama yang terputus,” kata mantan wartawan media nasional ini.
Rumondor pun sempat membantah tudingan masyarakat yang sempat beredar lewat beberapa media.
Rumondor mengatakan tingginya intensitas hujan yang turun hampir merata diseluruh wilayah Sulawesi Utara menjadi salah satu faktor.
“Kekokohan dinding PIT PT. Tambang Tondano Nusajaya (TTN), selalu dimonitor. Tidak ada masalah sejauh ini,” pungkas Rumondor.
Penulis/Editor : Simon Ronal















