PT. MSM Sediakan Dana Miliaran dan Berikan Lahan Tambang Untuk Jalan Baru

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com – Perusahaan Tambang Emas Internasional yang beroperasi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), PT. Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN) melakukan antisipasi cepat terhadap peristiwa longsornya ruas jalan Nasional yang menghubungkan Desa Pinenek Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan Kelurahan Pinasungkulan Kota Bitung tepatnya di wilayah Kayuwale yang terjadi pada Minggu (2/1/2022) lalu.

PT. MSM/PT. TTN melalui juru bicaranya, Deputy Manager External Relation, Hery “Inyo” Rumondor kepada ketik24.com mengatakan pihaknya (PT. MSM/PT. TTN : red) memberikan lahan tambang sebagai jalan baru pengganti jalan yang longsor.

“Hasil rapat dengan Pemerintah RI melalui Balai Jalan Nasional (BJN) dan pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) yang dipimpin langsung Sekretaris Provinsi (Sekprov), kami akan membantu percepatan pembangunan jalan, tapi bukan lagi di lokasi jalan yang longsor. Kami memberikan lahan pertambangan untuk dijadikan sebagai jalan baru sebagai pengganti jalan yang longsor kemarim. Panjangnya sekisar 920 meter dengan lebar 6 meter,” ujar Rumondor melalui sambungan telepon, Jumat (14/1/2022) malam.

Rumondor mengungkapkan, nantinya di lahan yang diberikan PT. MSM/PT. TTN akan dibangun jalan baru dengan standar Nasional.

Selain memberikan lahan areal tambangnya, pihak PT. MSM/PT. TTN juga dikabarkan telah menyediakan sejumlah dana yang terbilang cukup besar, miliaran rupiah, untuk pembangunan jalan baru.

“Untuk pembangunan jalan baru, kajian teknis akan dilakukan oleh Balai Jalan Nasional (BJN). Lokasinya masuk di areal pertambangan, yang bersebelahan dengan akses jalan pertambangan. Dalam hal ini, PT. MSM/PT. TTN hanya membantu pemerintah melaksanakan percepatan pembangunan jalan. Pak Gubernur sudah menyampaikan langsung ke kami. Kami menyediakan anggarannya. Nilai pastinya menunggu hasil kajian teknis dari Balai Jalan Nasional (BJN),” jelas Rumondor yang dikenal sebagai mantan wartawan salah satu media nasional ibu kota ini.

Lanjut Rumondor, dana yang disediakan pihaknya sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Pihaknya tak mau aktivitas perekonomian masyarakat yang sehari-hari menggunakan ruas jalan tersebut menjadi terhambat.

“Terlepas dari apapun, pihak PT. MSM/PT. TTN tak mau aktivitas masyarakat, pemerintahan dan perekonomian menjadi terhambat dikarenakan lumpuhnya akses jalan ini. Kita berupaya maksimal dengan melakukan antisipasi secepat mungkin memenuhi kebutuhan masyarakat akan prasarana jalan ini. Jadi dana ini sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Ini sebagai wujud nyata kepedulian PT. MSM/PT. TTN terhadap Sulawesi Utara dan masyarakatnya,” pungkas Rumondor.

Penulis/Editor : Simon Ronal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!