KETIK24Com – Setelah vakum lebih dari 2 tahun akibat wabah pandemi Covid-19, warga Sulut etnis Batak dari marga rukun Raja Siagian pun kembali menggelar Ibadah.
Kegiatan tahun 2022 ini pun diawali dengan cara spesial, yaitu dengan Ibadah awal tahun 2022 bersama 47 orangtua lanjut usia (Lansia) Terlantar di Panti Werdha Senja Cerah binaan UPTD Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia (Lansia) Terlantar yang digelar di aula Panti Werdha Senja Cerah, Sabtu (12/2/2022).

“Kita awali kegiatan tahun 2022 ini dengan berbagi kasih ke 47 orangtua lanjut usia (Lansia) Terlantar di Panti Werdha Senja Cerah binaan UPTD Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia (Lansia),” ujar Ketua Punguan (Rukun Marga) Raja Siagian, Boru, Bere/Ibabere Prov. Sulut, Simon Siagian didampingi Wakil Ketua, Jahya Siagian dan Bendahara Sorta Siagian, Sabtu (12/2/2022).

Kegiatan ini, lanjut Simon, sebagai implementasi kepedulian warga Sulut dari etnis Batak yang tergabung dalam Punguan (rukun marga) Raja Siagian Boru, Bere/Ibabere Sulut ditengah keprihatinan wabah pandemi Covid-19.

Gula pasir, teh, biscuit dan air mineral di kemas dalam 47 bingkisan paket goodie bag yang diserahkan secara simbolis ke 2 orang perwakilan Lansia.
“Terimakasih kepada Bank SulutGo yang telah mendukung kegiatan kami dalam bentuk dana tunai sebesar Rp 3 juta. Kegiatan sosial seperti ini menjadi agenda rutin pengurus disamping kegiatan kegiatan rutin kita,” pungkas Simon.
Penulis/Editor : Rahmat Nasution















