Incredible! Tasik Ria Resort – the ABR Promosi Sulut Lewat Lomba Hunting Foto

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com – Tasik Ria Resort, salah satu resort termewah berkelas Internasional di Sulawesi Utara (Sulut) ingin membangkitkan kembali pariwisata Sulut yang sempat mati suri pasca hantaman wabah pandemi Covid-19.

Promosi dengan cara  unik dilakukan Tasik Ria Resort, yaitu dengan menggelar lomba hunting foto dengan menggandeng Komunitas Fotografi terbesar di Indonesia, the Art of Boundless Romance (ABR).

Lokasi Tasik Ria Resort yang dikenal memiliki keindahan tersendiri dipilih sebagai spot foto yang bisa di eksplore oleh 30 orang fotografer anggota the ABR.

General Manager Tasik Ria Resort, Cika

“Tasik Ria Resort ingin mengambil bagian untuk membangkitkan kembali pariwisata Sulut pasca Indonesia dilanda wabah pandemi Covid-19. Kita awali dengan mempromosikan kembali objek pariwisata Sulut lewat fotografi. Kami pun menggandeng komunitas fotografi terbesar di Indonesia, the ABR, yang sekaligus kita mensuport komunitas ini pada anniversary ke 8 tahunnya,” ujar Cika sapaan akrab General Manager Tasik Ria Resort kesejumlah awak media di lokasi hotel yang terletak di jalan Manado-Tanawangko, Minggu (17/6/2022).

Lanjut Cika, pihaknya membuka peluang bekerjasama dengan komunitas-komunitas yang ada di Sulut bersama membantu mempromosikan objek wisata di Sulut dan juga Tasik Ria resort.

Hunting foto oleh anggota the ABR dilokasi Tasik Ria Resort

“Kami pun menggandeng komunitas fotografi terbesar di Indonesia, the ABR, yang sekaligus kita mensuport komunitas ini pada anniversary ke-8 tahunnya,” ujar Cika. 

Sementara itu Ketua The ARB Jemmy Liem, mengungkapkan komunitas fotografi the ABR yang sudah banyak dikenal ditingkat nasional maupun mancnegara.

“Fotografer yang tergabung di the ABR datang dengan latar belakang pekerjaan berbeda-beda dan tidak hanya fokus sebagai juru foto, ada juga dokter, perawat, dosen, guru, wartawan dan lain sebagainya. Kami yang datang dari berbagai profesi dan dari berbagai kota kabupaten,” jelasnya.

the ABR sendiri sudah ada di enam negara di benua Asia, kata Jemmy

Ketua The ARB Jemmy Liem

“Biasanya kita mengikuti iven tahunan di Jakarta. Namun selama tiga tahun kita vakum karena pandemi, nanti saat ini baru kembali kita eksis. Dan Fotografer yang datang pada kegiatan hari ini tidak hanya khusus untuk model fotografer melainkan macro, landscape, underwater dan lain sebagainya,” bebernya.

Kata dia, mereka memilih Tasik Ria Resort sebagai lokasi untuk merayakan anniversary ke-8 karena memiliki berbagai spot menarik.

“Untuk konsepnya ada dua, yaitu casual dan bridal dengan menghadirkan enam model,” jelasnya siap bantu mempromosikan resort ini agar makin ramai dikunjungi.

Berbagai harapan disampaikan termasuk berharap agar ke depan semakin kompak dan mampu menghasilkan karya-karya terbaik.

“Sesuai tagline Torang Masih Ada,” tandasnya.

the ABR sendiri rencananya dalam waktu dekat ini akan menggelar bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Dengan begitu diharapkan kehadiran the ABR tidak dipandang sebelah mata dan dapat memotivasi kaum muda khususnya pecinta fotografi untuk berkarya dan melakukan hal-hal positif.

Sementara itu dari pantauan kegiatan ini berlangsung meriah dan mendatangkan berbagai fotografer andal di provinsi berjulukan bumi nyiur melambai sampai dengan Gorontalo.

Tasik Ria Resort mensuport Anniversary ke 8 the ABR dengan memberikan hadiah untuk 3 pemenang lomba fotografi.

Penulis/Editor : Simon Ronal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!