Dugaan Malpraktek di RS. Sentra Medika Minut, Nyaris 9 Bulan Selang DJ Stent “Bersarang” di Tubuh Pasien

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com, Manado – Dugaan malpraktek terjadi di rumah sakit ternama yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), tepatnya RS. Sentra Medika.

Salah seorang warga Minut, Ressa F. Nusi, ke sejumlah wartawan mengaku pernah dirawat di RS. Sentra Medika sekitar bulan Mei tahun 2022 lalu.

“Awalnya Saya mendapat pelayanan medis di RS. Sentra Medika pada bulan Mei tahun 2022 lalu. Hasil diagnosa dokter, ada batu di saluran air seni. Kemudian Saya mendapat penanganan bedah dari dokter RS. Sentra Medika Minut, yaitu dr. Rama Firmanto, Sp.U. Pasca operasi, semuanya baik-baik saja dan dr. Rama Firmanto, Sp.U tidak mengatakan apa pun, hanya tetap melakukan rawat jalan hingga beberapa bulan,” cerita Ressa yang biasa disapa Olan ini, Selasa (28/3/2023) sore.

Namun, di penghujung tahun 2022, Ia mulai merasakan perih dan menusuk dibagian perut sebelah kanan. Perih dan rasa ditusuk benda tajam di bagian perut kanan kemudian diikuti kencing yang disertai darah saat buang air seni.

Hasil Radiologi RS. SENTRA MEDIKA Minahasa Utara (Gbr. Ketik24)

“Lama kelamaan semakin sakit dan buang air seni pun disertai darah. Saya minta Istri untuk mengantarkan ke RS. Sentra Medika untuk melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan radiologi di RS. Sentra Medika, didapati ada benda berbentuk tali, yang di laporan hasil radiologi disebut DJ Stent. Saya kaget dan Dokter pun memutuskan untuk melakukan tindakan operasi lagi untuk mengeluarkan benda berebntuk kabel atau selang tersebut. Jadilah operasi dilakukan pada bulan Februari 2023 kemarin,” beber Ressa.

Ressa menuturkan, Ia sempat menanyakan ke tim medis RS. Sentra Medika tentang bagaimana caranya benda tersebut bisa berada didalam tubuhnya.

Dari penjelasan tim medis tersebutlah dirinya mengetahui bahwa benda berbentuk selang dengan ukuran panjang sekitar 25 cm tersebut bisa berada didalam tubuhnya.

“Saat itu Saya pun sempat ditemui oleh manajemen RS. Sentra Medika Minut untuk mempertanyakan peristiwa yang Saya alami. Saat itu, bersama tim manajemen ada seorang Ibu bernama Debby Kaseger, yang mengaku anggota DPRD Kabupaten Minahasa. Ibu ini mengatakan akan memfasilitasi masalah Saya dengan pihak manajemen Rumah Sakit,” bebernya.

Selang DJ Stent yang “bersarang” di tubuh pasien dan berhasil dikeluarkan melewati proses bedah (Gbr. Ketik24)

Pihak manajemen RS. Sentra Medika Minut dan Ibu Debby Kaseger menurut Ressa sempat membujuknya agar tidak memperpanjang masalah ini. Manajemen dan Legislator Minahasa tersebut pun sempat berjanji akan membantu dirinya.

“Memang mereka dari pihak rumah sakit ada rasa bentuk tanggung jawab. Mereka bilang kalo Saya mau berobat kalo ada keluhan sakit, mereka akan mo prioritaskan dengan menggunakan rujukan dari Puskesmas Talawaan,” jelas Ressa.

Namun, sebulan pasca operasi, menurut Ressa, tidak ada komunikasi lagi dari pihak RS. Sentra Medika dan Debby Kaseger.

“Bantuan yang dimaksudkan tidak jelas. Nanti setelah Saya mengeluhkan peristiwa yang Saya alami ke teman-teman yang berprofesi wartawan, dan mereka mendatangi rumah sakit, tiba-tiba saja Ibu Debby Kaseger mentransfer uang Rp 1 juta ke rekening Saya. Rekening Bank Saya itu sempat diminta Ibu Debby Kaseger, tanpa Saya tau apa maksudnya,” beber Ressa.

Ia pun sempat mempertanyakan transferan uang sebesar Rp 1 juta tersebut ke Deby Deisy Kaseger yang belakangan diketahui adalah Legislator dari Partai Demokrat Dapil II Minahasa ini.

Deby Deisy Kaseger yang dikonfirmasi melalui nomor whatsAppnya +62 821-4111-4*** mengatakan pemberian uang senilai Rp 1 juta pada Selasa (28/3/2023) malam lewat transfer adalah pemberian pribadinya.

“Peran Qt hny memfasilitasi pertemuan itu saja tidak ada yg lebih atau kurang …justru ibu Kase bantuan seikhlasnya ke resa Krn kasiang bnyk kebutuhan gaji nda cukup. Memang so niat dr sebelumnya ttp ibu masih sibuk sebagai ketua panitia gereja  diwilayah dan ibu 1bulan lebih diluar kota ada urus anak dijakarta,” tulis Legislator Minahasa ini lewat pesan whatsApp, Selasa (28/3/2023) malam.

Sementara itu, pihak RS. Sentra Medika Minahasa Utara (Minut) ketika akan dikonfirmasi, melalui 2 orang staf front officenya meminta wartawan untuk meninggalkan nomor handphone agar esok Rabu (29/3/2023) bisa dihubungi manajementl untuk melakukan konfirmasi.

“Back office jam kantornya hanya sampai pukul 16.00 Wita. Jam sekarang sudah pulang. Kami bisa meminta nomor handphonenya yang bisa dihubungi manajemen besok,” ujar salah seorang staf front office seraya mencatat nomor yang diberikan wartawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!