KETIK24Com, MANADO – Mafia BBM jenis solar bersubsidi Zulkifly Anwar atau biasa disapa Kifli semakin meluaskan jaringan bisnis jual-beli BBM Solar bersubsidi ilegalnya.
Bisnis jual-beli BBM solar bersubsidi ilegal Kifli kini tak hanya dijalankan sendiri. Informasi terbaru, Istri Kifli berinisial Shinta telah mengambil peran dalam usaha ilegal tersebut.
Pasangan Suami Istri (Pasutri) ini pun ternyata di back up oleh beberapa oknum aparat penegak hukum (APH) dari Polri dan TNI.
Terbukti, unit 1 Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulut harus menelan pil pahit ketika menggerebek gudang penimbunan solar milik Kifli yang terletak di Kelurahan Kombos Kecamatan Singkil pada Selasa (27/6/2023) pekan lalu.
Anak buah Direskrimsus Polda Sulut Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan ini hanya menemui area gudang yang telah dibersihkan dari tempat tampungan solar bersubsidi. Diduga informasi penggerebekan ini sudah bocor terlebih dahulu ke Kifli.
Terendus dugaan oknum anak buah Kapolda Sulut menjadi biang yang membocorkan informasi penggerebekan ke Kifli.
Dugaan ini terendus, ketika di hari yang sama dengan waktu penggerebekan, wartawan Ketik24 yang menayangkan berita tentang sepak terjang Kifli dengan judul : Lapor Pak Kapolda! Mafia BBM Kifly Masih Bebas Sedot Solar Subsidi di SPBU, Timbun dan Jual Beli Solar, sempat ditelphon 2 yang mengaku terkait pemberitaan Kifli.
Telpon pertama dari seorang pria bernama di Bitung. Melalui telphon whatsApp, oknum tersebut menyebut dirinya sebagai orang yang menyewa usaha dan armada Kifli. Oknum tersebut pun sempat meminta ingin bertemu dengan Ketik24 dengan dalih Koordinasi. Oknum tersebut pun sempat meminta untuk tidak memviralkan Kifli.
Tak lama berselang, salah satu orang dekat Kifli berinisial FR alias Farid alias Ical melalui nomor whatsApp 082115617***, mengaku diperintah seseorang anggota Polda Sulut untuk menghubungi Ketik24.
“Bang, dimana? Saya disuruh bang untuk kontak abang. Tentang berita Kifli. Ada titipan bang. Boleh ketemu bang?,” ujar pria berinisial FR alias Farid.
Tak hanya lewat telphon, FR alias Farid pun terus berkomunikasi lewat whatsApp.
Pasca penggerebekan yang nihil tersebut, Kifli pun terpantau tetap santai menjalankan bisniis ilegalnya. Belasan truk Kifli pun terpantau tetap beroperasi menyedot solar subsidi dibeberapa lokasi SPBU, diantaranya SPBU Paal 2, SPBU Kairagi, SPBU Politeknik, SPBU GPI dan SPBU Dendengan Dalam.
Bahkan Kifli semakin berani dan terang-terangan menyedot solar subsidi dari beberapa SPBU. Dengan modus operandi yang sama, Kifli tetap pun tetap menjalani bisnis ilegalnya.















