KETIK24Com, MANADO – Komisi Pemilihan Umum Provinsi Sulawesi Utara (KPU Sulut) akan menggelar Media Gathering dengan tema “Pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilihan Umum”.
Dari undangan nomor : 485/PL.01.6-Und/71/2/2023 ini, kegiatan akan digelar Rabu (6/12/2023) pukul 10.00 Wita s/d selesai di Rumah Kopi Billy (Kawasan Megamall).
Namun jika melihat undangan tersebut, ada yang menggelitik dan cukup menjadi penilaian sendiri terhadap kemampuan Sekretariat KPU Sulut dibawah kepemimpinan Ketua KPU Sulut Kenly M. Poluan dalam hal pemutahiran data. Dalam undangan tersebut, KPU Sulut ternyata mengundang orang yang sudah meninggal, Calon Anggota Legilatif (Caleg) bahkan Komisioner Bawaslu dan KPU Minahasa Utara (Minut) serta KPU Bolaang Mongondow (Bolmong).
Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang diundang adalah dari partai Demokrat daerah pemilihan (Dapil) Minahasa dan Tomohon, Simon Sili Gesimaking.
Semakin kocak dan semakin mempertontonkan ketidaksiapan KPU Sulut dalam hal pemutahiran data, 3 nama Jurnalis yang sudah meninggal dunia, yakni Alm. Noldy Kaeng, Alm. Yinthze Gunde dan Alm. Ryo Noor, pun masuk dalam daftar yang diundang KPU Sulut.
Selanjutnya ada 3 nama Komiioner 2 Lembaga Penyelenggara Pemilu yang juga diundang, 3 Komiioner tersbu yakni Waldi Mokodompit, Komisioner KPU Minahasa Utara (Miut) Ireine Buyung dan Komisioner KPU Bolaang Mongondow yakni Yohanes D. Tumengkol.
Sebelum menjadi Komisioner KPU, Waldi Mokodompit, Ireine Buyung dan Yohanes D. Tumengkol berprofesi sebagai Jurnalis.
Salah seorang pria yang belakangan menurut informasi dari sejumlah wartawan yang ada di grup whatsApp KPU Suut, diketahui sebagai Sekretaris KPU Sulut lewat nomor whatsappnya 0811438*** malah dengan gampangnya mengatakan di edit.
“inah kasiang, cuma mo edit itu 😓,” tulis oknum yang disabut sebagai Sekretaris KPU dengan nomor hp +62 811438*** di grul whatsapp.
klik untuk membaca :















