Usut Dana Hibah, Kapolda Sulut Serukan “Save GMIM”

banner 120x600
banner 468x60

MANADO, KETIK24.Com – Pengusutan penyaluran dana hibah Pemprov Sulut ke Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang dilakukan Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) beberapa hari ini cukup menghebohkan Sulawesi Utara

Kapolda Sulut Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H kepada sejumlah awak media mengatakan, yang dilakukan Polda Sulut saat ini karena adanya laporan dari masyarakat.

Ia pun sempat memberikan pernyataan tegas “Save GMIM”.

“Saya cinta GMIM. Saya ini warga GMIM. Keluarga besar Saya, yang diprakarsai oleh Kakak Saya sudah menunjukan kecintaan kita kepada GMIM. Kita sudah membangun gereja kakak Saya itu, keluarga besar. Bukan cuma memberikan tanah, bangun semua dan segala fasilitas,” ujar Irjen. Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H di Mapolda Sulut, Selasa (29/10/2024).

Putra Pakuweru kelahiran 24 November 1970 ini pun mengatakan niatnya menjaga nama baik GMIM dari oknum-oknum yang diduga melakukan penyalahgunaan keuangan GMIM.

“Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat mari kita bersihkan dari oknum-oknum itu, supaya marwah GMIM menjadi lebih baik dan terjaga,” tegas Langie.

Langie pun mengatakan, yang dilakukan Polda Sulut bukan menyangkut organisasi, tapi lebih kepada oknum-oknum yang harus dibersihkan.

“Jadi Saya himbau kepada jemaat GMIM, ini bukan tentang masalah organisasi. Organisasi ini barang mati. Tapi yang kita mau bersihkan adalah oknum, yang diduga. Karena Polri dalam hal ini Polda Sulut bekerja berdasarkan undang-undang, bukan berdasarkan hal lain. Apabila ada laporan dari masyarakat, yah kita harus proses dan ini sedang berproses,” jelas Langie.

Langie pun meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus korupsi untuk bisa menginformasikan langsung ke dirinya.

“Saya akan lakukan ini sesuai dengan program bapak Presiden yang dalam program Asta Cita,” ujarnya lagi.

“Jadi mari kita untuk Save GMIM. Save GMIM. Kita jaga akan lebih baik,” tegas Langie.

Ia memastikan akan memproses oknum-oknum yang dimaksud jika terbukti.

“Kalau mereka tidak ada salah, kenapa harus takut? Dan jangan pernah ada provokasi yah! Kalau ada provokasi, Saya juga akan proses!,’ ujar Langie memegaskan.

Ia pun sempat meminta jemaat GMIM untuk bersatu padu menjadikan GMIM lebih baik.

“Saya minta bantuan kepada seluruh jemaat GMIM, mari kita bersatu padu untuk menjadikan GMIM lebih baik dan tidak ada penyalahgunaan keuangan atau kasus korupsi didalam. Oknum-oknum itu, nanti Saya akan lakukan proses hukum apabila terbukti. Ini masih berproses dan ini ada dugaan, ada praduga. Untuk itu Saya minta jemaat GMIM kita bersatu padu. Bantu Polda untuk menyelesaikan permasalahan ini supaya GMIM ini lebih maju, lebih bermartabat dan lebih baik. Save GMIM,” pungkas Jenderal bintang dua ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!