Ini Kata BRI Terkait Aplikasi BRImo Digunakan Untuk Kuras Uang Nasabah Unit Tumpaan Rp 200juta

banner 120x600
banner 468x60

KETIK24Com, Manado – Nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) unit Tumpaan, Minahasa Selatan (Minsel), Ricky Kalangi harus mengurut dada.

Uangnya sebesar Rp 200 juta raib dari rekening BRI miliknya pada 28 Juli 2022 lalu. Uangnya hilang dengan cara dicuri lewat aplikasi bank digital milik BRI, BRImo, yang di launching Februari 2019 silam.

Ricky pun merasa pihak BRI lepas tanggung jawab dan tak kunjung mengembalikan dana pasca satu bulan dicuri lewat aplikasi BRImo tersebut.

“Pihak BRI menjanjikan akan mengembalikan dana saya dalam waktu satu bulan, asalkan tidak membuka kasus ini ke publik. Tapi setelah lebih sebulan, sama sekali tak terlihat ada upaya mengembalikan uang tersebut,” kata Ricky, Rabu (7/9/2022).

Berita Terkait : Aplikasi BRImo pun Bisa Digunakan Untuk Curi Uang Nasabah BRI Tumpaan Sebesar Rp 200 Juta

Pihak BRI melalui keterangan pers Pimpinan Cabang BRI Tondano, Muh Munawir Nadjib yang dikirim Humas Kanwil BRI Andre Gerung pada Jumat (9/9/2022) membenarkan telah menerima serta menindaklanjuti pengaduan nasabah, dengan melakukan investigasi atas pengaduan dimaksud.

Munawir mengungkapkan nasabah atas nama Ricky tersebut merupakan korban tindak kejahatan Social Engineering.

Penyebabnya karena nasabah memberikan data transaksi perbankan  yang bersifat pribadi dan rahasia sehingga transaksi dapat berjalan sukses.

“Ybs merupakan korban tindak kejahatan Social Engineering, yang disebabkan nasabah memberikan data transaksi perbankan  yang bersifat pribadi dan rahasia sehingga transaksi dapat berjalan sukses,” tulis Munawir.

Selanjutnya, BRI menghimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi, dsb. kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI. BRI berempati atas hal tersebut, namun demikian bank hanya akan melakukan penggantian kerugian kepada nasabah apabila kelalaian diakibatkan oleh sistem perbankan.

BRI pun menghimbau nasabah untuk senantiasa menggunakan saluran resmi website dan social media resmi (verified/centang biru) sebagai media komunikasi yg dapat diakses oleh masyarakat melalui ; Web: www.bri.co.id ; IG: @bankbri_id ; Twitter: bankbri_id, kontak bri, promo_bri ; FB: Bank BRI dan Youtube: Bank BRI.

“Apabila mendapat notifikasi melalui sms/email atas transaksi yang tidak dilakukan, nasabah agar segera menghubungi Contact BRI 14017/1500017 untuk melakukan disable/pemblokiran kartu ATM,” tulis Muh Munawir Nadjib.

Peristiwa ini berawal ketika nasabah bernama Ricky menerima notifikasi pemberitahuan lewat email terkait ada aktivasi aplikasi BRImo di perangkat android. Padahal dirinya belum pernah mengakses aplikasi tersebut.

Ia sempat menghubungi pihak BRI untuk segera memblokir rekeningnya karena ada aktivasi yang mencurigakan.

Namun sangat disayangkan, pihak BRI terkesan lamban merespon permintaan tersebut.

Hanya dalam waktu delapan menit, uang sebesar Rp 200 juta miliknya di rekening dikuras.

“Setelah menerima pesan mengenai adanya aktivasi aplikasi BRImo, padahal saya tak menggunakannya, saya menelepon pihak BRI untuk memblokir rekening saya. Tapi responnya sangat lambat, sehingga uang saya berhasil dicuri lewat tiga transaksi. Pertama Rp 100 juta, kemudian berturut-turut Rp 50 juta,” beber Ricky.

Ia mengaku sangat kecewa, karena sepengetahuannya, aplikasi BRImo adalah pengembangan dari aplikasi BRI Mobile Banking, yang disebutkan aman karena milik Bank BRI yang punya izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan anggota Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

“Yang mengherankan, kenapa bisa orang lain membuka BRImo dengan nomor rekening saya dan itu diterima tanpa perlu verifikasi dari saya selaku pemilik rekening. Saya juga heran, mengapa nomor rekening saya bisa diketahui pencuri itu,” pungkas Ricky.

Penulis/Editor : Simon Ronal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!